Ciri-Ciri Kerusakan Motherboard Pada Komputer dan Solusinya

Motherboard atau sebagian menyebutnya mainboard, merupakan komponen utama pada perangkat elektronik terutama komputer, seperti namanya “mother” (induk) atau “main” (utama) dan “board” (papan), komponen ini merupakan tempat terhubungnya semua komponen pada komputer.

Oleh karena itu, kerusakan pada motherboard akan membuat keseluruhan komputer tidak berfungsi, termasuk data penting kita yang terdapat pada Hard Disk Drive tidak akan bisa diakses kecuali Hard Disk Drive dicabut (dikeluarkan dari komputer), lalu dihubungkan ke komputer lain atau dengan konektor (misalnya SATA-to-USB).

Pada artikel ini kami membahas mengenai ciri-ciri Penyebab kerusakan motherboard dan beberapa solusi untuk diketahui sehingga sekiranya dapat menghindarkan kita dari resiko kehilangan data penting pada komputer, simak uraiannya berikut ini :

1. Sering terjadi Hang

Penyebab :

– Memory tidak cocok

– Ada virus di harddisk

– Over Clock

– Ada bad sector di harddisk

Solusi :

– Ganti Memori

– Scan harddisk

– Seting kembali clock prosesor

– Partisi harddisk dengan benar

2. Pembacaan data menjadi lambat

Penyebab :

 Memory tidak cukup

– Harddisk penuh atau ada virus

 

 

Solusi :

– Tambah Memory

– Kurangi isi harddisk, scan harddisk, atau

ganti dengan harddisk yang kapasitasnya besar

3. CMOS failuer

Penyebab :

– Baterai habis

– Seting BIOS berubah

Solusi :

– Ganti baterai CMOS

– Seting kembali BIOS

4. Tidak bisa booting

Penyebab :

– Cache memory rusak

– Memori tidak cocok.

– Boot sector pada harddisk rusak

– Ada bad sector pada trek awal harddisk

Solusi :

– Disable eksternal cache memory di BIOS

– Ganti Memory

– Masukkan operating system baru

– Partisi harddisk

5. Suara bip panjang berkali-kali
Penyebab :

– Memory rusak

– Memori tidak cocok

– Memori tidak masuk slot dengan sempurna

Solusi :

– Periksa kedudukan memori

– Ganti memory

– Periksa kembali kedudukan memori

6. Suara bip bagus tetapi tidak ada tampilan atau bip dua kali

Penyebab :

– VGA card rusak

– Slot VGA tidak terpasang sempurna

Solusi :

– Ganti VGA card

– Periksa kedudukan VGA

7. I / O disk error

Penyebab :

– Sistem di harddisk rusak

Solusi :

– Perbaiki harddisk

8. Floppy disk failuer

Penyebab :

– I/O rusak

– Floppy rusak

– Kabel floppy putus

– Tegangan power suplai tidak cukup

Solusi :

– Ganti I/O

– Periksa floppy

– Periksa kabel floppy

– Periksa tegangan power suplai ke floppy

9. Motherboard mereset sendiri Atau tidak dapat Booting

Penyebab :

– Power suplai tidak normal

– Motherboard kotor (berdebu)

Solusi :

– Ganti power suplai (dengan daya yang lebih besar)

– Bersihkan

10. Kapasitas harddisk tidak normal

Penyebab :

– Setting jumper I/O tidak benar

Solusi :

– Periksa setting jumper I/O harddisk

11. On board tidak jalan

Penyebab :

– On board rusak

– Setting on board tidak benar

Solusi :

– Ganti dengan card

– Periksa setting on board

12. Tampilan di layer ada huruf yang berkedip-kedip atau muncul garis

Penyebab :

– VGA card rusak

Solusi :

– Ganti VGA card

13. Mouse tidak berfungsi

Penyebab :

– Mouse rusak

– On board mouse rusak

– Setting mouse tidak benar

– Driver mouse tidak cocok

– Mouse tidak terdeteksi

– Kabel mouse tidak sesuai

Solusi :

– Ganti mouse

– Ganti dengan card

– Periksa kembali setting mouse

– Periksa driver mouse

– Set up ulang mouse

– Cocokkan kabel mouse untuk on board

14. Motherboard blank tidak ada Reaksi sama sekali

Penyebab :

– Bios rusak

– Prosesor terbakar

– Regulator jebol

– Chipset rusak

– IC reset rusak

– IC clock rusak

– Setting jumpers over clock

– Memori rusak

– Power Suply mati

– Soket PC longgar

Solusi :

– Upgrade BIOS dengan tipe yang sama

– Ganti prosesor

– Ganti IC regulator

– Ganti IC chipset

– Ganti IC reset

– Ganti IC clock prosessor

– Setting kembali clocknya

– Ganti memori

– periksa PS

– periksa slot/ soket PC

Semoga Bermanfaat